Harianpagi.co.id Tulang bawang barat –Realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun anggaran 2025 untuk Pemeliharaan jalan dan Jembatan diduga jadi ladang korupsi berjamaah, Pasalnya selain terindikasi menyimpang dari aturan, Pengerjaanya diduga kuat tidak sesuai ketentua.
Dari hasil penelusuran ditemukan pekerjaan perbaikan jalan di ruas Setia Bumi – Gunung Terang dan ruas Sp. Sumbe Rejo – Sp. Gunung Terang yang belum seumuran jagung itu sudah mengalami kerusakan, fakta dilapangan meperlihatkan tanda-tanda keretakan mengindikasikan kurangnya pemadatan. Selain itu, pengaspalan nya juga disinyalir tidak sesuai ketentuan. Sebap jelas dibeberapa titik aspal yang tipis sangat bisa dilihat dengan mata telanjang.

Bedasarkan dokumen diketahui pekerjaan jalan di kedua ruas jalan tersebut untuk upah tenaga kerja, belanja material, dan sewa peralatan paket pengadaanya terpisah, hal itu terlihat dari pengadaan bahan/material ruas jalan 116 (Setia Bumi – Gunung Terang) senilai 2,9 milyar dan pengadaan bahan/material ruas jalan 112 (Sp. Sumber Rejo – Sp. Gunung Terang) sebesar 174 juta yang tayang dalam Inaproc Kabupaten Tubaba. Dapat di pastikan pekerjaan jalan di kedua ruas itu penangananya oleh pelaksana swakelola.
Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya atau kemampuan teknis yang dimiliki PA & PPK berkesempatan untuk mengidentifikasi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh pelaksana Swakelola. Namun, menurut peraturan LKPP nomor 3 tahun 2021 menjelaskan bahwa swakelola dilaksanakan manakala barang/jasa yang dibutuhkan tidak dapat disediakan atau tidak diminati oleh pelaku usaha atau lebih
efektif, efisien dilakukan oleh Pelaksana Swakelola.
Walaupun kriteria barang/jasa yang dapat diadakan melalui Swakelola tidak terbatas pada Barang/jasa yang dilihat dari segi nilai, lokasi, dan/atau sifatnya
tidak diminati oleh Pelaku Usaha. Akan tetapi, Peraturan LKPP No 3 Tahun 2021 itu dengan jelas menyebut tujuh poin Tujuan Swakelola. yaitu ;
- Memenuhi kebutuhan barang/jasa yang tidak disediakan oleh pelaku usaha.
- Memenuhi kebutuhan barang/jasa yang tidak diminati oleh
pelaku usaha karena nilai pekerjaannya kecil dan/atau lokasi
yang sulit dijangkau. - Memenuhi kebutuhan barang/jasa dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah.
- Meningkatkan kemampuan teknis sumber daya manusia di Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah.
- Meningkatkan partisipasi Ormas/Kelompok Masyarakat.
- Meningkatkan efektifitas dan/atau efisiensi jika. dilaksanakan melalui Swakelola dan/atau
- Memenuhi kebutuhan barang/jasa yang bersifat rahasia yang mampu disediakan oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang bersangkutan.
Sementara jika dilihat dari kriteria nya pekerjaan ruas jalan Setia Bumi – Gunung Terang dan ruas jalan Sp. Sumber Rejo – Sp. Gunung Terang tidak termasuk pekerjaan yang dapat dilaksanakan dengan cara swakelola, Kemudia dilihat dari barang/jasa yang dibutuhkan juga masih banyak pelaku usaha yang dapat memenuhi.
Belum lagi dilihat dari pagu anggaran kedua paket tersebut masih sangat diminati penyedia, Indikasi adanya praktek korupsi dapat dilihat dari masih adanya jalan berlubang di ruas jalan tersebut, ditambah kualitas dan kuantitas hasil pekerjaan sangat diragukan kesesuaiannya dengan SPJ. Patut dicurigai tujuan pengadaan bahan/material pada seluruh pekerjaan yang ditetapkan oleh Iwan Balau selaku PPK menjadi Swakelola.
Terdapat 11 paket pengadaan bahan/material untuk pekerjaan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan total anggaran sebesar Rp. 8.691.437.370 yang dikerjakan oleh pelaksana Swakelola kuat syarat proyek kondisi, Anehnya aggaran paket pengadaan dengan jenis yang sama banyak ditelan oleh penyedia bahan/material di tahun anggaran 2024 namun lolos dari Padangan kejaksaan negeri Tubaba.
Berikut kami uraikan Pengadaan Bahan/Material Bidang Bina Marga DPUPR Tubaba Tahun Anggaran 2025.
- Pengadaan bahan/material ruas jalan Setia Bumi – Gunung Terang link 116
Nilai kontrak ; 2.946.501,00
Tanggal Kontrak ; 10 Juli 2025
Nama Penyedia ; Cv Pawaka Jaya - Pengadaan bahan/material ruas jalan Sp. Pu – Pasar Tempel link 025
Nilai kontrak ; 193.614.858,00
Tanggal Kontrak ; 24 Juni 2025
Nama Penyedia ; Cv Stek Harmoni - Pengadaan bahan/material ruas jalan Sp. Sumber rejo – Sp. Gunung terang link 112
Nilai kontrak ; 174.967.968,00
Tanggal Kontrak ; 30 April 2025
Nama Penyedia ; Cv Stek Harnoni - Pengadaan bahan/material ruas jalan Jl. Komplek Perkantoran Bupati link 017
Nilai kontrak ; 73.016.739,00
Tanggal Kontrak ; 24 Juni 2025
Nama Penyedia ; Cv Stek Harmoni - Pengadaan bahan/material ruas jalan Daya murni – Margo dadi link 033
Nilai kontrak ; 2.355.755,00
Tanggal Kontrak ; 10 Juli 2025
Nama Penyedia ; Cv Delapan Belas Guna Mandiri - Pengadaan bahan/material ruas jalan Mulya kencana – Tiuh Toho link 010
Nilai kontrak ; 1.113.248.082,00
Tanggal Kontrak ; 10 Juli 2025
Nama Penyedia ; PT Dwara Ratu Komtruksi - Pengadaan bahan/material ruas jalan Sp3. Tirta kencana – Tugu rato link 022
Nilai kontrak ; 195.684.120,00
Tanggal Kontrak ; 30 April 2025
Nama Penyedia ; PT Dwara Ratu Komtruksi - Pengadaan bahan/material ruas jalan Pulung kencana –Sp3. Tirta kencana link 023
Nilai kontrak ; 195.875.040,00
Tanggal Kontrak ; 10 April 2025
Nama Penyedia ; PT Dwara Ratu Komtruksi - Pengadaan bahan/material ruas jalan Pasar temple – Pulung kencana link 024
Nilai kontrak ; 93.488.984,00
Tanggal Kontrak ; 10 April 2025
Nama Penyedia ; Cv Jengirat tandang - Pengadaan bahan/material Ruas jalan URC 2 dan URC 3 (Konsolidasi)
Nilai kontrak ; 900.142.290,00
Tanggal Kontrak ; 10 Juli 2025
Nama Penyedia ; Cv Jengirat Tandang - Pengadaan bahan/material ruas jalan URC 1
Nilai kontrak ; 449.142.408,00
Tanggal Kontrak ; 10 Juli 2025
Nama Penyedia ; Cv Mulia Karya Cemerlang
Hasil investigasi yang dilakukan dilapangan mengungkap kejanggalan yang ngebuat Jaksa harus cepet menelisik secara objektif proyek pengadaan dalam swakelola yang sudah disebutkan dengan jelas ruas jalanya. Kemudia fakta lain memperlihatkan sepanjang jalan ruas 025 masih banyak lubang padahal tanggal 24 Juni 2025 Anggaran untuk Pemeliharaan Jalan kontraknya ditandatangani.
Salah seorang pedagang yang dikonfirmasi menceritakan sempat ada penyiraman tanah dan batu kecil yang dilakukan oleh sejumlah orang, alih-alih meperbaiki jalan hal itu justrus membuat masyarakat setempat marah lantaran Tanah yang ditaburkan di jalan yang tidak rusak itu menimbulkan banyak Debu yang mengganggu kenyamanya.
“Ada sih mas waktu itu, tapi ya cuman penyiraman gitu tok. Wuuuh itu debunya sampe kemana-mana orang-orang kalau ngecor kan kadang mampir disini jadi itu ya pada jengkel, sama juga bingung mas didepan sini kan gak ada yang rusak lah kok ditaburun tanah gitu maksudnya apa gitu kan mau dibilang nambel jalan tapi kok gitu. Itu buktinya lubang kecil gitu aja masih bolong.” Ucap Salah seorang warga. Jum’at (7/11/2025)
Masyarakat yang diberitahu bahwa terdapat anggaran sebesar 193 juta lebih yang di kucurkan oleh Pemerintah melalui dinas Pu tubaba untuk perbaikan jalan merasa dirugikan.”Lah seratus juta aja sisa apalagi segitu, harusnya ya lebih maksimal apalagi inikan masih banyak yang rusak kayak gak diperbaiki.” Ucap salah seorang pedangang kaki lima di depan Pom Bensin Simpang PU itu.
Mereka mendesak agar Kepala Kejaksaan Negeri Tulangbawang Barat segera ambil langkah tegas sebelum Proyek pelebaran jalan di ruas jalan yang sama (Sp. Pu – Pasar Tempel link 025) digelar. Kepala bidang Bina Marga Dinas Pupr Tubaba Iwan Balau selaku PPK sulit di temui dikantor bahkan Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan juga ikut-ikutan hilang. Hingga berita ini diterbitkan upaya konfirmasi masih dilakukan. (Yoga)





